Pages

Tuesday, June 9, 2015

HIDUP

Assalamualaikum....

Dari buku Rantau 1 Muara
Perbualan antara Dinara dan Alif:
m/s 137

Alif : apa kamu bahagia dengan hidupmu?

Dinara :.....bila misi hidup telah ditemukan, maka manusia akan bahagia. Buat gue, bahagia adalah nyaman secara batin dan lahir, dekat dengan keluarga, dan bisa berbuat baik. Kalau ditanya sekarang apa gue bahagia? Ya, bahagia dong. Tapi mungkin gue bisa lebih bahagia.

Alif: bagaimana cara kamu lebih bahagia?

Dinara : ..... mungkin dengan mencoba membahagiakan keluarga, teman, orang lain...

m/s 138-139

Dinara: kalau kamu? Apa artinya hidup?

Alif : hidup itu seni menjadi. Menjadi hamba tuhan, sekaligus menjadi penguasa alam. Kita awal mulanya makhluk rohani, yang kemudiannya diberi jasad fisik oleh tuhan dengan tugas menghamba kepada Dia dan menjadi khalifah untuk kebaikan alam semesta. Kalau kedua peran ini bisa kita jalankan, aku yakin manusia dalam puncak bahagia. Berbakti dan bermanfaat. Hamba tapi khalifah.

m/s 161

Dinara : bagaimana agar kita menjadi manusia terbaik?

Alif : kalau di pesantran kami diajarkan nasihat Nabi yang bilang : khairunnas anfa'uhum linnas. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat orang lain. Nah bermanfaat kan bisa pakai apa saja yang kita punya. Bahkan tersenyum saja sudah manfaat untuk menyenangkan hati orang yang melihatnya. Manusia bermanfaat adalah manusia terbaik. The most succesful person.

******************************************

Aku ???
aku yakin...
aku akan bahagia, bila aku terima semua yang telah terjadi dan yang akan terjadi dalam hidup aku
Terima dengan iklas..
tapi..
aku masih lagi berusaha kearah itu

Erti hidup....
bagi aku...
kita tak pernah minta untuk hidup...
kita juga tak pernah mahu mati...
kita ini Allah yang punya...
Dia yang atur hidup kita...
Tapi dalam masa yang sama, kita perlu tentukan arah hidup kita...
sebab kita tak tahu apa yang telah diaturkan untuk kita...
hidup ini gelap... kita tak tahu apa yang bakal terjadi...
tapi kita perlu cuba lakarkan apa yang bakal terjadi...
kita yang perlu pasang lampu...
tapi yang kita nampak...
bukan realiti...
Dia yang tentukan realiti...
jadi hidup...
cuma hidup...
Persinggahan sementara...
buat yang terbaik...
insyaa Allah dapat yang terbaik...

Buat yang terbaik...
macam mana??
Hahah...
susah...
penah satu ketika aku merungut...
apa guna belajar tinggi.. tapi keluar penuh dengan hutang...
apa guna kerja bersusah payah...
tapi gajinya habis untuk membayar hutang..
apa guna hidup...
kalau tak boleh bersenang- lenang..
Tapi setelah baca dialog dinara dan alif...
aku mula sedar...
hidup aku di dunia bukan untuk aku bersenang di dunia...
hidup aku didunia untuk orang lain..
memberi manfaat kepada mereka...
semoga dengan itu aku mendapat manfaat di akhirat...
hakikat yang perlu dipegang...
hidup untuk akhirat!!


0 comments :