Pages

Tuesday, April 12, 2011

-no komen-


"memang berbeza sekali perasaan jiwa laki-laki dengan perempuan, sebagaimana berlainan kejadian tubuh kasarnya. laki-laki dan perempuan sama-sama mencukupkan kehidupan dengan percintaan. tetapi falsafah kedua belah pihak dalam perkara cinta, amat berbeza, laksana perbezaan siang dengan malam, tegasnya perbezaan Adam dengan Hawa.
laki-laki bilamana telah manentukan cintanya untuk seorang perempuan, maka perempuan itu mesti jadi haknya seorang, tak boleh orang lain hendak ikut berkongsi dengan dia. jika perempuan itu cantik, maka kecantikannya biarlah diketahui olehnya seorang.jika suara perempuan itu nyaring, biarlah dia seorang yang mendengarnya. sebab itu, kalau ada orang lain hendak memuji kecantikannya, atau baiknya, semua itu tidaklah diterima oleh laki-laki yang mencintainya tadi.bertambah banyak orang memuji kecintaannya, bertambah timbullah cemburu dalam hatinya, sebab perempuan itu untuk dia, buat dia, tak boleh buat orang lain.tetapi takdirnya ada orang yang mencela, mengatakan perempuan yang dicintainya itu buruk tidak serupa perempuan lain,kalau ada orang yang menunjukkan belas kasihan kepadanya, sebab dia telah memberikan cinta hati kepada seorang perempuan, yang kecantikannya tidak patut mendapat penghargaan setinggi itu, kalau ada orang mencacat, merendah, maka semuanya itu bagi laki-laki yang bercinta tadi, akan menambah patri cintanya dan menambah harga perempuan itu dimatanya.
tetapi cinta perempuan kepada lak-laki sebaliknya dari itu. laki-laki pada pemandangan perempuan adalah laksana dokoh emas yang tergelung di lehernya, atau gelang bertatah berlian yang melilit tangannya, perhiasan yang akan dibanggakan kepada kawan sesama gedangnya. seburuk-buruk kecintaannya akan lupa dia keburukan itu, kalau laki-laki lain atau perempuan lain memujinya dekat dia, mengatakan dia seorang laki-laki yang tangkas berbudi, ternama, termasyur dan lain-lain sebagainya."
HAMKA

0 comments :